Saya adalah seorang ibu rumah tangga baru yang fulltime di rumah. Keluarga baru saya terdiri dari saya, suami dan Naura-putri kecil kami yan...

Menjaga Kesehatan Keluarga Dengan Kebiasaan Baik

Saya adalah seorang ibu rumah tangga baru yang fulltime di rumah. Keluarga baru saya terdiri dari saya, suami dan Naura-putri kecil kami yang berusia 8 bulan. Sebagai keluarga baru- dengan usia pernikahan yang baru genap 2 tahun pertengahan November depan ini- saya mulai belajar banyak hal. Banyak hal tersebut meliputi segala sesuatu yang akan membantu saya untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga. Misalnya dengan sering melakukan kebiasaan-kebiasaan baik. Alasannya saya ingin putra-putri kami nantinya menjadi pribadi yang baik dan sehat, sehingga penting untuk memulainya saat ini juga dan tentu kami mulai dari kami sendiri yaitu saya dan suami sebagai role model bagi putra-putri kami.

Nah, sebenarnya banyak sekali kebiasaan sehat yang bisa dilakukan keluarga agar kondisi jiwa dan raga dapat selalu sehat- terjaga vitalitasnya. Keluarga kami memiliki beberapa kegiatan sehat yang sudah kami lakukan, diantaranya:
1. Bangun pagi. Sebagai seorang muslim, tentu kami memiliki satu kewajiban bangun pagi yaitu sholat subuh. Sebelum melaksanakan sholat subuh, biasanya kami sudah mandi terlebih dahulu sehingga badan lebih segar dan siap beraktivitas.
2. Tidak tidur setelah sholat subuh (yaitu berkisar antara pukul 5-8pagi), karena jika tidur di jam tersebut maka tubuh akan terasa lemas, malas sehingga mudah terserang penyakit.
3. Mulai beraktivitas setelah sholat subuh. Saya dan suami biasa berbagi tugas rumah, seperti mencuci, memasak, menyapu, memandikan Naura dan sebagainya sehingga tepat pukul 7pagi semua pekerjaan sudah rampung. Ini semua dilakukan agar saya lebih mudah untuk beraktivitas sambil menjaga Naura, karena kami tidk memiliki asisten rumah tangga.
4. Biasanya setiap 2hari sekali kami pergi ke lapangan dekat rumah pagi-pagi sekali (sekitar pukul 6pagi) untuk berolah raga. Paling tidak sambil mengingat gerakan-gerakan senam yang pernah kami tahu dan juga jalan kaki (jalan cepat) / lari mengelilingi lapangan untuk setidaknya 15-20menit. Saat kami berolah raga, putri kami juga caring (istilah lain berjemur, agar badannya sehat dan tidak mudah sakit).
5. Mengaji, banyak berdzikir dan banyak membaca (baik itu melalui majalah maupun informasi di internet), agar kami bertambah ilmu sambil melatih otak agar tidak mudah pikun.
6. Menyampatkan waktu untuk tidur siang meski hanya sejenak, dan lebih cepat pergi tidur saat malam hari (biasanya kami pukul 8/9malam sudah tidur) agar badan lebih fresh menjani aktivitas seharian.

Selain kebiasaan yang sudah saya sebutkan di atas, saya juga memiliki kebiasaan dalam hal konsumsi makanan, di antaranya dengan mengatur porsi makanan dengan memperbayak sayuran dan buah. Hal ini dilakkan agar porsi kebutuhan serat kami terpenuhi serta sebagai detoksifikasi terhadap racun yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu karena saya juga masih menyusui Naura, sehingga butuh banyak asupan serat, vitamin dan mineral untuk memperlancar ASI. Saya juga banyak minum air putih setidaknya 2liter perhari (untuk memudahkan biasanya saya menyediakan air dalam botol yang memiliki takaran).

Kemudian dalam urusan masak-memasak, sebenarnya saya juga sering membuat tumisan dan gorengan yang tetunya menggunakan minyak goreng. Selama ini saya sering mendengar bahwa gorengan tidak baik dikonsumsi terlalu sering, sehingga sayapun mengurangi konsumsi gorengan tersebut. Setelah saya mencari informasi baik di majalah dan internet, ternyata gorengan menjadi tidak baik untuk dikonsumsi karena mengandung banyak zat-zat yang bersifat radikal bebas yang dapat menyebabkan terjadinya kanker. Zat-zat yang bersifat radikal ini banyak disebabkan oleh penggunaan minyak goreng yang kurang sehat, salah satunya karena digunakan berkali-kali (hingga minyak nampak hitam karena teroksidasi). Selain itu, lemak tak jenuh yang ada dalam minyak goreng akan menjadi lemak jenuh (kolesterol) saat digunakan berkali-kali.

Saat gorengan yang digoreng dengan minyak yang sudah nampak hitam (teroksidasi), maka gorengan yang kemudian dikonsumsi akan menghasilkan banyak radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh. Radikal bebas dapat menghancurkan DNA sel-sel yang sehat dan membuatnya menjadi tak terkendali sehingga dapat menybabkan kanker dan masalah kesehatan lainnya. 

Nah, dari sini saya pun akhirnya mengerti dan mulai lebih teliti memilih minyak goreng yang baru dan tidak mudah menghitam (teroksidasi). Lebih berhati-hati saat menggoreng dengan hanya 1-2kali menggunakan minyak goreng dalam satu kali penuangan. Saya juga lebih memilih menggunakan wajan anti-lengket agar masakan tidak lengket dan lebih hemat minyak.

Selain itu untuk menghindari bahaya radikal bebas ini, saya dan suami banyak-banyak mengonsumsi sumber anti-oksidan yang mampu menetralisir adanya radikal bebas pada makanan. Sumber anti-oksidan ini di antaranya terdapat pada buah-buahan dan sayuran.
 
(sumber)
Sebagai informasi, ada salah satu minyak goreng yang dapat menjadi pilihan karena kualitasnya yang bebas lemak trans, mengandung 57% lemak tak jenuh dan difortifikasi vitamin A 30% sesuai AKG (angka kecukupan gizi). Minyak goreng tersebut adalah Sanco. Ada beberapa penjelasan mengapa Sanco dapat menjadi pilihan, yaitu:

Pertama. Warna minyak lebih bening sehingga saat digunakan untuk menggoreng tidak mudah menjadi hitam (teroksidasi).  minyal lebih beningKarena menggunakan kelapa sawit yang segar dan melalui 3 kali proses penyaringan dan 2 kali proses pemurnian.

Kedua,  Sunco dapat diminum. Meski memang bukan untuk diminum, tetapi untuk membuktikan kualitas minyak goreng yang baik dapat dibuktikan dengan uji organoleptic yaitu dengan dimasukkan dan dirasakan di rongga mulut. Saat diuji coba Sunco memliki sifat dan karakter seperti air, tidak lekat atau berbau, minyak mudah mengalir sehingga tidak menyangkut  atau gatal di tenggorokan.

Ketiga. Sunco tidak mudah beku pada suhu rendah karena menggunakan buah Kelapa Sawit segar yang langsung diolah tidak lebih dari 24 jam sehingga kandungan lemak jenuhnya lebih rendah, tidak mudah beku dan meminimalkan peningkatan kolesterol. Test tersebut dilakukan di Climacell (alat pendingin) dengan suhu 2 ºC dengan waktu 1 jam 41 menit 36 detik,dan terbukti SunCo tidak mudah beku dibanding Minyak Goreng ber-merk lainnya.
 





“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.resepsehat.com persembahan SunCo Minyak Goreng Yang Baik. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan”

Dear ibuku tercinta, Ibu, aku rindu. Meski kadang tak terucap olehku. Setelah aku menikah, aku mulai memahami betapa berartinya engkau bagi...

A letter for my momm ♥

Dear ibuku tercinta,

Ibu, aku rindu. Meski kadang tak terucap olehku. Setelah aku menikah, aku mulai memahami betapa berartinya engkau bagiku, betapa mulianya dirimu. Demikian sering aku melakukan kesalahan, dan engkau tetap menjadi seorang ibu yang menyayangiku. Tak kubayangkan hidupku selama ini tanpamu. Begitu bersyukur aku pada-Nya telah memberiku ibu sepertimu.

Ibu, aku rindu-meski jarang kulihat engkau membelaiku. Dalam hati kecilku, aku selalu ingin masih menjadi putri kesayanganmu, yang kau manja, yang selalu kau banggakan. Namun kusadari, kini aku telah menjadi seorang dewasa memiliki kewajiban dan tanggung jawab. Putriku membutuhkanku, seperti aku yang selalu membutuhkanmu.

Rasanya begitu cepat waktu berlalu. Waktu saat selalu bersamamu, menghabiskan hari-hari bersamamu, hanya denganmu. Kita memasak, bercerita atau sekedar santai menonton televisi bersama. Kadang aku ingin kembali seperti dulu. Namun kutahu itu bukan jawaban atas kerinduanku.

Yang sebenarnya kuinginkan adalah dapat membuatmu bahagia, meski segala yang ibu lakukan untukku tak kan pernah terganti. Aku ingin selalu melihat senyum ibu. Semoga Alloh ridho aku dapat selalu menyenangkan ibu.

Ibu, kebahagiaanmu atas kelahiran putriku sungguh membuatku haru. Kutahu, semua orang tua melakukannya. Namun bagiku itu adalah kasih sayang yang masih dan selalu ada buatku. Kerinduanmu padanya membuatku sadar, betapa berartinya kehadiran kami disisimu.

Ibu, kami memang jauh. Berharap sambungan telepon akan menggantikan kehadiran kami memang suatu hal yang naif. Namun, aku ingin selalu mendengar suara ibu.

Ibu, aku sungguh ingin bisa mendampingi ibu di masa ini. Yang kutahu, mungkin ibu akan merasa sendiri saat anak-anak ibu di perantauan. Duhai ibu, maafkanlah kami. Takdir hidup membawa kami kemari dan ibu tetap di rumah.

Ibu, semoga selalu ada waktu untuk memenuhi panggilan rindu padamu.

Semoga ibu dan bapak selalu sehat dan bersemangat sholat di masjid seperti biasanya, karena dengan itu maka kutahu semua baik saja.

Salam rindu dari rantau,

Untuk ibuku tercinta ♥


I love Bapak. Setidaknya, kini setelah aku menikah dan mempunyai bayi aku merasa bahwa beliau menjadi sangat-sangat berarti. Yah, dulu serin...

I Love Bapak ku

I love Bapak. Setidaknya, kini setelah aku menikah dan mempunyai bayi aku merasa bahwa beliau menjadi sangat-sangat berarti. Yah, dulu seringkali aku tidak mengerti betapa bapak adalah seorang yang juga mencintaiku. He is make me always to be his princess, and that's always be right.

Bagaimana kemudian aku mulai menyadari semuanya adalah ketika komunikasi kami di suatu waktu tiba-tiba menjadi begitu lancar. Setelah sebelumnya seringkali alot karena sifat kami yang cenderung sama-keras kepala. Suatu waktu itulah yang kemudian menjelaskan padaku betapa aku mirip dengan beliau, dan kusadari ini pemeberian yang kuasa. Di saat yang sama aku berfikir bahwa bapak juga demikian, kami tidak memilih - kecuali segalanya diberikan-Nya pada kami dan yang kemudian seharusnya kami lakukan adalah memanagenya sebaik mungkin. Sejak saat itu aku mulai melihat bapak sebenarnya adalah pribadi yang luar biasa. Yah, bukankah setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Mungkin, aku dulu terlalu sering melihat kekurangan itu, atau bisa jadi karena beliau dulu terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga tak sempat aku memperhatikan bahwa sesungguhnya beliau adalah memang bapak nomer.1 yang ku punya. yes, I Love him.

Moment spesial yang paling aku ingat adalah bermanja dengan bapak saat liburan-TK (taman kanak-kanak). Yang aku ingat, bapak sejak pagi sudah memandikanku, menyisir rambutku dan membedakiku. Bapak termasuk tipikal laki-laki yang telaten, meski seperti biasa -kurang cermat, seperti membedaki terlalu tebal (dan hal remeh lainnya). But, really- I miss that moment so bad. Segera setelah sekeluarga-waktu itu bapak, ibu, kakak dan aku sudah mandi dan sarapan, kami bergegas menunggu bis umum menuju kota malang. Saat itu, jika bis tidak dalam keadaan kosong- kakak selalu duduk dengan ibu dan aku duduk dipangku bapak.

Saat dalam bis tersebut bapakku sering sekali mengantuk bahkan sampai tertidur. Kalo sudah begitu, beliau akan miring ke kanan-ke kiri dan aku, entahlah menjadi sibuk berfikir bagaimana membangunkan bapak, saat kemiringan tubuhnya sudah mendekati 45' dan disamping kami ada penumpang lain. Ada saja yang akan aku lakukan, seperti mencabuti bulu tangan bapak, menarik-narik lengan baju bapak, atau sekedar bertanya segala hal pada bapak - memastikan agar beliau tetap terjaga.hehe. Tapi dasarnya itu telah menjadi kebiasaan, tetap saja bapak dengan mudahnya tertidur dan tertidur lagi. Yang kuingat, bapak tidak pernah marah saat kutanya ini itu, padahal beliau sedang ngantuk berat. Ahh, kangen saat itu >.<

Nah, ketika aku memasuki masa SD hingga kuliah, komunikasi kami memburuk, karena beliau semakin sibuk dengan pekejaan kantor dan jarang menemaniku belajar atau sekedar menanyakan sesuatu padaku. Mungkin beliau berfikir ibu telah mencukupi kebutuhan komunikasi kami, namun ternyata ada sesuatu yang hilang dan aku menyadarinya ketika sudah dewasa ini.

Dari hal tersebut di atas, aku pun akhirnya mencoba untuk belajar. Paling tidak, saat ini aku mulai memperbaiki komunikasiku dengan beliau. Dan tentu saja hal ini jadi renungan bagiku dan suami untuk dalam mendidik amanah Alloh- Naura-anak kami, agar dia memiliki komunikasi yang tetap terjaga baik denganku maupun abinya.

Well, Bapak is always be my King and I'm his princess

"Artikel ini disertakan dalam Semut Pelari Give Away Time, Kenangan paling berkesan dengan papa"

Nobita?, gak salah to mbak, kenapa ga nge-fans dikisugi aja? Nah, itulah! Bagi saya, justru nobita yang sangat mengispirasi. Saya sudah meng...

Nobita "Doraemon" is very inspiring me

Nobita?, gak salah to mbak, kenapa ga nge-fans dikisugi aja? Nah, itulah! Bagi saya, justru nobita yang sangat mengispirasi. Saya sudah mengikuti serial doraemon di r*** sejak masih tk ato mungkin sejak bayi karena kakak juga senang sekali nonton doraemon setiap minggu pagi. Sampai setidaknya menginjak kelas 1MAN saya sudah sangat jarang nonton doraemon karena saat itu saya tinggal di asrama yang tv nya untuk ummat. Yap, teman-teman jarang nonton doraemon, minggu pagi palingan mereka sewa dvd film korea (saya yo ikut, kan ikutan urunan). Tapi kalau sudah pulang kampung, setiap minggu pagi saya selaluberharap banyak agar acara masak-memasak ibu segera selesai agar tepat jam 8 pagi saya bisa duduk di depan tv, nonton doraemon.

Saat saya jarang nonton doraemon ternyata sudah muncul sekuel nya dalam bentuk film-film petualangan doraemon cs ke luar angkasa. Well, saya tetap suka. Alasannya, ya -saya itu kagum sama nobita. Saya bayangin sekali seandainya benar ada doraemon di sisi saya, alangkah mudahnya hidup ini.hihi.

Nah mengapa sih, harus nobita? Simpel sih, dia tokoh utama bro. Doraemon dikirim oleh cucu buyutnya di masa depan. Kadang saya agak galaw dengan doraemon yang ternyata dikirim oleh cucu buyutnya (yang agak kurang pandai) nobita ini dan akhir episode nobita yang kemudian menjadi profesor. Kalau kemudian nobita jadi profesor khan, cucu buyutnya di masa depan pasti pinter dan ga perlu ngirim doraemon ke masa lalu.  So?

Tapi lupakan deh. Bagi saya nobita sangat menginspirasi karena dia yang udah pemalas, bodoh, dsb ternyata mampu menempa dirinya untuk kemudian menjadi seorang profesor yang sukses dan menikahi suzuka. Bagaimana ini bisa terjadi, kadang saya berfikir mungkin ini akumulasi dari kebaikan-kebaikan nobita yang suka menolong tanpa pamrih dan tidak pernah marah saat diejek teman-temannya. Memang dia pemalas, nangisan, well semua orang sejatinya punya 2 hal ini khan? Tapi tidak semua bisa akhirnya tetap baik seperti nobita. Itulah yang cukup mengispirasi saya. Bahwa setiap orang memang sebaiknya selalu berbuat baik dan membalas sesuatu keburukan dengan kebaikan. Selain itu, nobita membuktikan bahwa setiap orang berhak untuk berubah menjadi lebih baik, asalkan dengan tekat dan usaha yang tak henti-henti.

Subhanalloh, nobita is well inspiring me ♥

Tulisan ini di ikut sertakan dalam GA pertama Mencari Motivasi”

Gubrak! Ga ada judul lain apa yah?hihi. Btw, saya ingin coba memuhasabahi diri sendiri. Ternyata kalau dipikir ulang, setelah menikah hampir...

Halau Galau Dengan Menikah

Gubrak! Ga ada judul lain apa yah?hihi. Btw, saya ingin coba memuhasabahi diri sendiri. Ternyata kalau dipikir ulang, setelah menikah hampir ga ada tuh yang namanya galau di urusan cinta. Ya, kadang ada juga sih galau, tapi diurusan yang lain dan porsinya semakin mengecil. Sepertinya karena saya mulai menikmati proses yang ada.

Berbicara tentang menikah, sepertinya memang selalu menarik karena akan banyak sekali bahasan. Nah mungkin posting ini lebih diperuntukkan bagi para lajang yang belum menikah, agar mereka 'ndang' menyegerakan sunnah rosul ini. Salah satu tips bagi para galau-ers agar tak galau lagi urusan cinta, ya menikah. Saklek yah?hihi. Gak dong! Menikah saya anjurkan bagi yang sudah cukup umur, alias ya jangan terlalu muda jangan terlalu tua. Tapi kadang ada yang nyeletuk, nek belum ketemu jodohne piye?, yo diminta dong sama yang punya jodoh. Yang punya jodoh itu, ya gusti Alloh, yang menciptakan kita dan jodoh kita. Ya tho!

Nah, salah satu cara dalam proses menikah yaitu minta petunjuk terbaik dari Alloh. Coba deh, mungkin ada teman yang sedang galaw urusan cinta (dan pengen menyegerakan untuk resmi-menikah.red) saat sholat lebih dikhusukin, doanya kalo bisa sambil nangis. Sempetin deh sholat istikharoh dan banyak-banyak sedekah. Well, mungkin banyak yang pernah dengar di ceramahnya ust.yusuf mansur seperti yang saya sebut barusan, nah kenapa gak dicoba? Segala ikhtiar yang sebenarnya membuat kita makin mendekatkan diri pada Alloh, insyaalloh baik.

Okay, selanjutnya saya pengen berbagi apa saja sih manfaat menikah (fersi saya♥) agar para galau-ers dan jomblo-ers bisa pertimbangkan yey. Sayapun berharap dengan melihat manfaat menikah ini, khususnya saya sendiri dapat terus bersyukur dan semakin semangat menjalani pernikahan ini dengan maksimal dan 'profesional' (ceilah bahasanya!). Iyah, karena memang menikah adalah sebuah komitmen. Komitmen untuk siap berjuang bersama suami, komitmen bukan menjadi seorang anak yang dimanja lagi, komitmen untuk lebih dewasa dan berusaha untuk upgrade diri dan keluarga menjadi lebih baik. Kalau dulu cuma mikir diri sendiri, setelah menikah tentu ada suami dan anak. Berat yah?, tapi jika dipikir dan direka ulang banyak lho keuntungan dari menikah ini. Yuk, check this out guys ♥

Seperti yang sudah saya bilang di atas, menikah pada akhirnya memang tidak lagi hanya memikirkan diri sendiri. Pikiran dan hati kita mau tak mau harus berusaha lebih peka terhadap pasangan dan buah hati. Terlebih jika setelah menikah masih tinggal berdekatan dengan keluarga besar dari suami atau istri, bahkan masih tinggal di pondok mertua indah-mau gak mau harus lebih cerdas memanage hati dan fikiran. Nah, bukankah hal tersebut akan membuat hidup kita makin dinamis? Misalnya nih yang simpel, kalo sebelumnya kita mikir tabungan sendiri untuk liburan atau have fun aja, setelah menikah tentu kita bakalan berfikir tabungan buat bangun rumah, sekolah anak, investasi. Yap, hidup kita semakin dinamis karena selalu berfikir kedepan.

Kemudian ada hal yang paling saya rasakan (curhat nih!), adalah lebih mandiri, lebih disiplin, lebih bertanggung jawab, karena sudah jadi istri dan ibu. Tentu saja bagi para laki-laki adalah hal yang sama karena sudah menjadi suami dan bapak. Dengan menikah, kita juga akan belajar bagaimana menjalin komunikasi yang baik terutama dengan pasangan. Pasangan adalah partner kita di hampir setiap lini, sehingga penting untuk selalu mengasah komunikasi bersama. Ada satu tips yang pernah saya baca untuk menjaga komunikasi yang baik, yaitu membiasakam kata terimakasih, maaf dan tolong. Sejauh ini alhamdulillah saya juga turut mencobanya, dan memang ketiga kata itu luar biasa untuk menahan ego diri sendiri maupun pasangan. Demikian ♥

Kisah pernikahan ini diikutsertakan pada Giveaway 10th Wedding Anniversary by Heart of Mine.

Buat mbak Uniek dan suami,  Happy 10th Wedding Anniversary njih ♥, mugi kelurganya diliputi keberkahan, diridhai gusti Alloh dan dijadikan-Nya samara.aamiin.. (btw, isih sering berpetualang po mbak sekarang?hehe)




Yah, nauraku per hari ini sudah berusia 8 bulan ♥ alhamdulillah.. Nah, sebenarnya ini dalam rangka bersyukur atas ulang bulan dan kembali...

Konstipasi pada Bayi ku ♥

Yah, nauraku per hari ini sudah berusia 8 bulan ♥ alhamdulillah..
Nah, sebenarnya ini dalam rangka bersyukur atas ulang bulan dan kembali normalnya pup naura. Subhanalloh, ternyata susah pup itu sangat tidak enak lho. Dan ini terjadi pada nauraku. Tepat hari ini naura alhamdulillah sudah bisa pup dengan normal kembali, dan ini menjadi pembelajaran bagiku sebagai seorang ibu baru tentunya. Naura mengalami susah pup atau yang sering disebut dengan konstipasi. Dia mengalami konstipasi di 2-hari minghu kemarin yaitu tanggal 22 dan 15 september.
Tanggal 15 september bertepatan dengan hari kami sampai di jogja untuk kembali tinggal disini, setelah kurang lebih 2,5bulan di pasuruan, jawa timur. Naura mengalami konstipasi sore hari saat kami sudah sampai. Dia sampai mengejan sambil menangis. Naura juga minta digendong terus, mungkin karena saat mengejan terasa lebih mudah dengan digendong. Setelah keluar, pupjya ternyata keras dan kering. Padahal pup yang normal tidak terlalu keras dan agak basah. Pantas dia kesakitan. Yang kuliahat bahkan ada bercak darah dipopoknya, mungkin karena terlalu keras mengejan. Akhirnya aku meminta suami untuk membelikan obat pencahar yang dimasukkan lewat bawah, aku menggunakan microlak. Dan alhamdulillah setelah aku beri obat tersebut, pupnya langsung lancar. Seminggu kemudian, ternyata naura masih juga mengalami konstipasi namun tidak sekeras konstipasi minggu sebelumnya dan akupun memberinya microlak.
Aku dan suami akhirnya memutuskan agar naura tidak mengonsumsi susu formula baru nya untuk sementara dan menggantinya dengan formulanya yang lama. Beberapa minggu yang lalu susu formulanya memang kucoba ganti dengan rekomendasi dokter merk susu lain yang bagus. Sebelumnya kami juga memberinya sari buah pepaya dan pisang, namun beberapa hari terakhir ini, aku menambah porsi makan (buah dan sayur) dan mnum air putih (juga sari jeruk) sekurangnya 2liter. Malam ketika naura bangun aku menyempatkan diri sekedar makan roti. Tidak sampai satu jam ketika dia terlihat ingin minum asi, langsung aku susui. Setiap selesai sarapan maupun maksi dan makma, naura langsung minta mam yang artinya minum asi. Saat keluar rumah, aku memang membuatkannya formula dengan merk yang lama dan kondisi lebih encer. Alhamdulillah, hari ke-4 setelah pup terakhir minggu kemarin naura sudah lancar pup nya. Tadi pagi, tiba-tiba saja setelah dia bangun tidur selepas jam 10-saat aku membangunkannya-naura sudah pup, tanpa mengejan seperti kemarin. Alhamdulillah, maturnuwun yaa Rabb..♥

Nah lho, kok malah nanya balik ya saya?hihi. Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan rutinitas harian menjadi seorang ibu dan istri full...

Bagaimana Biar Bisa Eksis Ngeblog ?

Nah lho, kok malah nanya balik ya saya?hihi. Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan rutinitas harian menjadi seorang ibu dan istri fulltime. Sebagai blogger amatiran yang eksisnya masih fluktuatif, maka saya merasa belum pantas merumuskan ramuan ciamik untuk ngeblog yang eksis. Nah, tapi karena this day adalah first day saya untuk Bismillah Mau Istiqomah Ngeblog Lagi, jadi saya ingin mengingatkan diri sendiri dulu deh.

Saya termasuk orang yang mudah bosan, namun kalau sudah semangat melakukan sesuatu pasti akan diselesaikan dalam tempo secepat mungkin. Nah, untuk memulai hari yang penuh semangat untuk ngeblog, saya mencoba untuk mengingat-ingat apa saja sih manfaat yang saya dapatkan saat ngeblog?
1. Dengan ngeblog saya bisa numpahin uneg-uneg saya. Bahasa kasarnya, nyampah secara terhormat alias menuliskan catatan apappun agar hati dan fikiran saya menjadi lebih fresh, lebih bahagia.
2. Dengan ngeblog saya jadi bisa latihan nulis. Saya ini kepingin banget punya buku hasil tulisan saya sendiri, namun tak kunjung tercapai. Akhirnya sayapun belajar nulis.
3. Dengan ngeblog, saya punya catatan kehidupan yang bisa dibaca dilain kesempatan sambil muhasabah.hihi
4. Dengan ngeblog saya bisa dapat hadiah yang langsung dikirim ke alamat rumah tanpa ongkir, seperti menang blog kontes atau GA.
5. Dengan ngeblog saya jadi bisa berbagi dengan teman-teman sesama blogger. Senang, sedih, galaw,dlsb.
6. Dengan ngeblog saya menjadi berasa gak sendiri deh, saat ada teman sesama blogger yang komen di postingan saya. Berasa dapat angpao. Seneng banget di blogwalking alias di BW-in.hihi..

Nah dari beberapa hal di atas saya jadi mikir-mikir, bener juga kalau ngeblog banyak manfaatnya yah. Sayapun jadi bersemangat untuk nulis lagi deh. Ternyata dengan mengetahui manfaat sesuatu, sayapun menjadi bersemangat melakukannya.

Ada nih sedikit tips biar makin eksis yang saya baca dan sempat saya rasakan beberapa waktu yang lalu, yaitu sering ikut GA atau blog kontes dan Blogwalking ke sesama teman blogger. Ada beberapa blog yang akan membuat kita jadi lebih baik lho, misalnya saat kita lihat tampilan blog teman yang bagus, kita jadi pengen tahu gimana nih caranya biar blog kita juga bisa jadi bagus dan indah dipandang khan? Trus, biasanya para blogger itu banyak lho yang sebenarnya para ahli dan berpengalaman. Kita jadi bisa belajar dari tulisan-tulisan mereka ilmu yang kita mau, ato sekalian deh stalking-in orangnya.hehe.

Buat ibu-ibu yang punya anak kecil seperti saya sih, biasanya susah di bagi-bagi waktunya. Saya sih sering baca kalau para ibu baru bisa ngeblog di jam anak-anak tidur atau pagi-pagi sekali ketika anak-anak belum bangun. Yang pasti, karena keluarga menjadi prioritas, ngeblog lah yang harus mengikuti aktifitas sebagai ibu rumah tangga. Tapi, sepertinya memang, saat sesuatu itu bermanfaat dan menyenangkan pasti akan diusahakan waktunya. Yup, semangat ngeblog!♥

“Cerita ini diikutsertakan dalam 2nd Give Away Ikakoentjoro’s Blog”

Sepertinya momen ini adalah paling pas menuliskan khayalan yang selama ini ada dalam pikiran dan hati saya. Dan, ikut GA-nya mbak Norma ini...

Berkhayal Sambil Berdoa

Sepertinya momen ini adalah paling pas menuliskan khayalan yang selama ini ada dalam pikiran dan hati saya. Dan, ikut GA-nya mbak Norma ini Bismillah jadi pembuka semangat saya untuk nge-blog lagi setelah beberapa bulan vakum gak nulis. Ternyata, nggak nge-blog itu bikin semangat saya jadi kudet.hehe. Jadi, yuk mari saya jabanin khayalan saya mah.
Kalau saya sih suka berkhayal yang indah-indah, karena hidup ini sudah sulit maka enaknya khan dibuat berkhayal yang indah-indah, yang gak indah diabaikan saja lah.hehe. Nah, karena saya ingin banget yang namanya khayalan ini dapat segera terwujud. Maka saya juga menjadikannya sebagai do'a, dan berharap agar Gusti Alloh segera mengijabahjya dengan yang terbaik.aamin..
Saat ini saya menjadi seorang ibu rumah tangga dengan bayi usia 8bulan. Naura anak saya adalah hadiah tak ternilai dari Alloh buat keluarga kecil kami. Sayapun bangga menjadi ibu rumah tangga yang stay at home. Namun, saya sering galaw sejak pulang kampung kemarin. (curhat nih!). Karena saya mulai kepingin untuk berkarir di luar rumah. Alasannya, saya sudah 25 tahun dan akan jarang sekali instansi atau perbankan (minat saya salah satunya bekerja di bank) yang akan menerima pegawai wanita di usia lebih dari 25 tahun dengan pengalaman minim seperti saya. Bulan September ini juga banyak sekali lowongan cpns, namun saya belum jua menemukan instansi yang pas karena memang saya maunya yang di jogja dekat dengan suami. Astaghfirulloh, apa yang sudah dan sebenarnya terjadi? Hari ini saya timbang lagi keinginan berkarir tersebut sambil memandangi bayi saya. Saya kug gak nahan. Sepertinya jika saya berkarir di luar nanti saya akan banyak kehilangan moment bersama malaikat kecil yang masih imut-imutnya ini. Saya mungkin akan sangat lelah dan uring-uringan sepulang dari kantor, padahal saya memiliki darah rendah yang bikin drop kalau gak cukup istirahat. Ya Rabb..
Yah, mungkin ini titik balik saya njih. Saya ingin mulai membenahi tujuan hidup saya. Maka inilah kemudian do'a dalam bentuk keinginan alias khayalan yang sering saya bayang-bayangkan dan juga saya panjatkan pada-Nya. Bismillah, tidak hanya berkhayal namun juga segera terkabul-mewujud dlam kehidupan nyata.aamin.
1. Saya ingin jadi ibu rumah tangga yang profesional, bisa ngurus diri sendiri, anak dan suami dengan maksimal.
2. Saya ingin punya penghasilan sendiri (jutaan bahkan milyaran) meski menjadi stay at home. (Bisa nggak ya dengan hanya berinternet ria berpenghasilan besar? Bismillah bisa!)
3. Saya ingin jadi ahlul qur'an, demikian pula dengan anak dan suami saya.
4. Saya ingin bisa ziarah makkah, madinah, al-aqsa bersama suami, ibu, bapak dan mertua, juga anak-anak dengan akomodasi terbaik. Bisa menginap di hotel terdekat dengn ka'bah.
5. Saya ingin punya televisi yang Sharp 24" aquos (karena for real, berdua dengan bayi saja kadang bikin kudet. Maybe TV bisa bantu-bantu sekalian sebagai hiburan biar ga ngantuk).
6. Saya ingin punya smartphone yang mudah digenggam dan ber-keypad dan ada pen-nya juga sehingga memudahkan saya untuk nge-blog dan meng-edit sambil ngemong bayi.
7. Saya ingin punya rumah sendiri, berpagar, berkeramik, berplafon, dengan halaman yang cukup untuk menanam pepaya california, sayuran dan rempah-rempah untuk memasak.
8. Saya ingin punya kitchen dan kitchen set yang bagus dan bersih, sehingga acara memasak dan menyimpan masakan jadi aman dan menyenangkan.
9. Saya ingin punya anak cowo (semoga setelah naura tuntas ngASInya bisa ndang diijabah yaa Rabb).
10. Saya ingin bisa motoran dan mobilan di jalan raya, biar bisa kemana-mana dengan lebih mudah.
11. Saya ingin kuliah lagi di MM-UI biar bisa belajar ilmunya langsung sama pak Rhenald Kasali.
12. Saya ingin pandai berbahasa inggris dan mandarin, baik percakapan maupun tulisan.
13. Saya ingin bisa traveling bersama suami keliling eropa.
14. Saya ingin bisa selalu tampil bersih dan rapi seperti pegawai bank.
15. Saya ingin anak-anak saya menjadi anak-anak yang cinta Alloh dan Rosul-Nya.
16. Saya ingin punya tabungan deposito, emas, juga saham.
17. Saya ingin meninggal khusnul khotimah, sambil ngaji atau sambil sholat.
18. Saya ingin bisa menjadi perintis hal-hal kebaikan di masyarakat sekitar.
19. Saya ingin punya usaha sendiri bersama suami, sehingga tidak perlu bekerja pada orang lagi.
20. Saya ingin bisa selalu berolah raga minimal jalan kaki pagi hari, bersama suami agar selalu bersemangat.
21. Saya ingin sesekali bisa mencicipi tinggal di hotel bintang lima bersama suami dengan fasilitas terbaik, termasuk hotel yang ada di tower zam-zam makkah dan di dubai.
22. Saya ingin bisa berkebun dengan semangat, dan hasilnya untuk sendiri juga dibagi-bagikan tetangga dan handai taulan.
23. Saya ingin bisa selalu bersilaturahim dengan teman dan saudara-saudara.
24. Saya ingin punya toyota innova, agar saat bepergian gak kepanasan da kehujanan, juga saat ibu dan bapak berkunjung ke jogja bisa ngantar kemanapun.
25. Saya ingin punya toko sendiri, seperti alfamart atau indomart, biar bisa ambil makanan sesuka hati., toko kue dan butik juga.
26. Saya ingin sekolah designer biar bisa design dan punya usaha pakaian jadi, sekalian bantu saudara di kampung.
27. Saya ingin punya kulkas, buat nyimpan sayuran dan daging biar awet. Oya, agar-agar, jeli dan eskrim kesukaan saya.
28. Saya ingin naik pesawat garuda indonesia dan pesawat berfasilitas terbaik lainnya. Naik kereta eksekutif, bis eksekutif.
29. Saya ingin punya rumah plus perabot cantik dan bagus yang saya tentukan.
30. Saya ingin perawatan wajah di natasha skincare.hehe.
31. Saya ingin punya pondok rumah tahfidz.
32. Saya ingin lebih banyak bersedekah.
33. Saya ingin bisa sholat tepat waktu dan melengkapinya dengan sunnah.
34. Saya ingin bisa menghadiri majlis ilmu dan juga menjadi pengajar ilmu-ilmu yang saya miliki dengan maksimal.
35. Saya ingin hati saya terpaut dengan Alloh.
36. Saya ingin bisa terbang ke luar angkasa, demikian anak-anak saya untuk menyaksikan kebesaran Alloh di sana. Yup, be an astronout.
37. Saya ingin beberapa waktu tinggal di luar negeri dan mempunyai usaha kuliner asli Indonesia di sana.
38. Saya ingin istiqomah melakukan aktifitas yang baik.
39. Saya ingin selalu bersemangat, berempati menjalani hidup saya.
40. Saya ingin selalu menuliskan seuatu yang bermanfaat, membicarakan sesuatu yang bermanfaat agr menjadi tbungan amal saya.
Wah ternyata khayalan saya banyak juga yah? Kepikiran terus, setiap hari dipikirkan bahkan sampai terbawa mimpi. Oiya, ada satu khayalan saya yang menurut saya paling Subhanalloh deh. Yaitu bersuamikan abinya naura.hehe. Klise sih, namun hal ini benar terjadi. Mungkin karena sudah lama saya naksir beliau sehingga hampir di setiap do'a, disetiap puisi, disetiap tulisan bahkan disetiap mimpi muncul beliau. Memang dahsyat energi keinginan tersebut. Dan memang setiap mimpi atau khayalan, jangan sekedar dikhayalkan saja. Namun juga di ikhtiarkan dalam do'a dan kesiapan diri. Bismillah, yuk semangatmeraih mimpi ataupun khayalan kita. Semangat blogging ♥