­

Dear ibuku tercinta, Ibu, aku rindu. Meski kadang tak terucap olehku. Setelah aku menikah, aku mulai memahami betapa berartinya engkau bagi...

A letter for my momm ♥

By 11.15

Dear ibuku tercinta,

Ibu, aku rindu. Meski kadang tak terucap olehku. Setelah aku menikah, aku mulai memahami betapa berartinya engkau bagiku, betapa mulianya dirimu. Demikian sering aku melakukan kesalahan, dan engkau tetap menjadi seorang ibu yang menyayangiku. Tak kubayangkan hidupku selama ini tanpamu. Begitu bersyukur aku pada-Nya telah memberiku ibu sepertimu.

Ibu, aku rindu-meski jarang kulihat engkau membelaiku. Dalam hati kecilku, aku selalu ingin masih menjadi putri kesayanganmu, yang kau manja, yang selalu kau banggakan. Namun kusadari, kini aku telah menjadi seorang dewasa memiliki kewajiban dan tanggung jawab. Putriku membutuhkanku, seperti aku yang selalu membutuhkanmu.

Rasanya begitu cepat waktu berlalu. Waktu saat selalu bersamamu, menghabiskan hari-hari bersamamu, hanya denganmu. Kita memasak, bercerita atau sekedar santai menonton televisi bersama. Kadang aku ingin kembali seperti dulu. Namun kutahu itu bukan jawaban atas kerinduanku.

Yang sebenarnya kuinginkan adalah dapat membuatmu bahagia, meski segala yang ibu lakukan untukku tak kan pernah terganti. Aku ingin selalu melihat senyum ibu. Semoga Alloh ridho aku dapat selalu menyenangkan ibu.

Ibu, kebahagiaanmu atas kelahiran putriku sungguh membuatku haru. Kutahu, semua orang tua melakukannya. Namun bagiku itu adalah kasih sayang yang masih dan selalu ada buatku. Kerinduanmu padanya membuatku sadar, betapa berartinya kehadiran kami disisimu.

Ibu, kami memang jauh. Berharap sambungan telepon akan menggantikan kehadiran kami memang suatu hal yang naif. Namun, aku ingin selalu mendengar suara ibu.

Ibu, aku sungguh ingin bisa mendampingi ibu di masa ini. Yang kutahu, mungkin ibu akan merasa sendiri saat anak-anak ibu di perantauan. Duhai ibu, maafkanlah kami. Takdir hidup membawa kami kemari dan ibu tetap di rumah.

Ibu, semoga selalu ada waktu untuk memenuhi panggilan rindu padamu.

Semoga ibu dan bapak selalu sehat dan bersemangat sholat di masjid seperti biasanya, karena dengan itu maka kutahu semua baik saja.

Salam rindu dari rantau,

Untuk ibuku tercinta ♥


You Might Also Like

3 komentar

  1. Tak ada memang yg bisa menggantikan posisi ibu. Ibu adalah segalanya.
    Btw, link yg ngadaian GA nya ga ada y mba... pengen ikutan juga sih.. :)

    BalasHapus
  2. Kangen dengan almarhumah ibuku jadinya...

    BalasHapus
  3. iyah mak santi.. ibu is the best ♥
    link nya lupa.hihi ini mak http://www.metahanindita.com/2013/09/khusus-keb-giveaway-dwtbam.html

    mak ade...saya yah super kangen maaaaakkkk...-_-" hik

    BalasHapus