Cara Mencari Uang Online Dengan Menjadi Dropshiper
![]() |
Cara kerja dropshiper |
Alhamdulillah, bulan romadhon ini pengen sharing-sharing bermanfaat. Biar ilmunya manfaat dan berkah, doakan saya yah sobats. Nah, ini buat sobat bloger yang pingin coba cari uang dengan menjadi dropshiper. Eh udah pada tahu belum dropshiper itu apa? Dropshiper adalah penjual online yang jualan tanpa stok barang. Jadi jualan barang dengan harga dari suplier yang sudah di up, dimana nanti suplier juga yang mengirimkan barangnya. Istilahnya, kita jadi makelar.
Berbeda dengan reseller, dropshiper menjual dengan harga yang sudah ditentukan suplier, dimana laba yang di dapatkan bukan dengan pembelian sejumlah tertentu barang suplier. Nah, jelasnya yuk kita bahas satu-persatu.
Yang pertama untuk menjadi dropshiper ada beberapa hal yang harus dipersiapkan, yaitu :
1. Kuota internet
2. Aplikasi Market Place (*bisa Tokopedia atau Shopee) untuk Suplier
3. Aplikasi Sosial Media (*bisa facebook atau Instagram) untuk memasarkan barang jualan dari Suplier
4. Aplikasi Cek Ongkir untuk menentukan ongkos kirim dari suplier ke customer kita
5. Online/ Internet Banking untuk memudahkan cek transfer customer dan memesan barang ke Suplier
6. Semangat Bekerja dan terus Belajar.
1. Kuota internet
2. Aplikasi Market Place (*bisa Tokopedia atau Shopee) untuk Suplier
3. Aplikasi Sosial Media (*bisa facebook atau Instagram) untuk memasarkan barang jualan dari Suplier
4. Aplikasi Cek Ongkir untuk menentukan ongkos kirim dari suplier ke customer kita
5. Online/ Internet Banking untuk memudahkan cek transfer customer dan memesan barang ke Suplier
6. Semangat Bekerja dan terus Belajar.
Setelah semua siap *Dalam asumsi saya sobat udah pasti punya lah ya, aplikasi-aplikasi yang saya sebut di atas. Kalau belum sobat langsung buka playstore di smartphone android masing-masing dan download/ instal yah. Kemudian ada step-step dalam berjualan ala dropshiper ini, yaitu :
1. Riset Suplier di Market Place,
Nah, untuk menentukan barang yang akan dijual sobat bisa berdasarkan;
a. Produk Minat/ Hobi (karena setiap manusia pasti mempunyai hobi tertentu, misalnya mancing, bersepeda, koleksi minifigure)
b. Produk yang sedang Trend (jadi melihat apa yang sedang ramai dijual ataupun diminati saat itu)
c. Produk yang menjadi Solusi (misalnya banyak orang mengalami masalah jerawat atau rambut rontok, nah kita menjual obat jerawat atau shampo anti-hairfall,dst).
Nah, untuk menentukan barang yang akan dijual sobat bisa berdasarkan;
a. Produk Minat/ Hobi (karena setiap manusia pasti mempunyai hobi tertentu, misalnya mancing, bersepeda, koleksi minifigure)
b. Produk yang sedang Trend (jadi melihat apa yang sedang ramai dijual ataupun diminati saat itu)
c. Produk yang menjadi Solusi (misalnya banyak orang mengalami masalah jerawat atau rambut rontok, nah kita menjual obat jerawat atau shampo anti-hairfall,dst).
Cara riset di MP (Market Place) ini sangat mudah. Setelah kita tentukan barang yang akan dijual kita bisa langsung ketik di kolom search kemudian kita atur berdasar kategori termurah, penjualan terbanyak, penjual diamond, gold / star seller, dst. Kalau sudah dapat 1 suplier yang menurut anda bagus, anda langsung chat izin untuk dropship dan ambil foto untuk di edit. Kalau boleh, udah langsung ambil foto jualannya (kalau perlu editing ditambah border, nama toko kita,dst).
2. Posting di Sosial Media,
Untuk pasang gambar jualan di sosmed facebook sebaiknya bikin fanpage toko kita dulu yah. Misal mau jual gamis wanita, yaudah bikin nama toko "Gamis Cantik Naura".
Untuk pasang gambar jualan di sosmed facebook sebaiknya bikin fanpage toko kita dulu yah. Misal mau jual gamis wanita, yaudah bikin nama toko "Gamis Cantik Naura".
Terus nama fanpage juga "Gamis Naura", isi dengan foto-foto jualan dan keterangan yang bisa di copy dari suplier plus hastag (# >> hastag ini penting agar customer bisa menemukan kita kalau mereka searching.
Untuk instagram namanya juga boleh @gamisnaura, jangan lupa caption dan hastagnya. Untuk instagram, nama akun - bio - caption sebaiknya juga diisi dengan hastag yang sekiranya akan banyak dicari oleh customer kita. Untuk link bisa diisi dengan link yang menuju ke WA kita untuk memudahkan customer melakukan pemesanan.
Setelah gambar selesai di edit langsung taruh di sosial media. Ada waktu-waktu posting jualan yang rame pembeli tuh sekitar pagi jam 6-8, siang 11-13, sore 17-22. Ini waktu-waktu orang kantoran berangkat kerja, istirahat dan pulang kerja.
3. Menerima Orderan,
Untuk menerima orderan ini memang butuh sering berlatih dan pengalaman. Setelah customer jadi membeli jualan kita biasanya langsung cek ongkir (standar menggunakan jne reg, jnt atau pos) dan ditotalkan.
Untuk menerima orderan ini memang butuh sering berlatih dan pengalaman. Setelah customer jadi membeli jualan kita biasanya langsung cek ongkir (standar menggunakan jne reg, jnt atau pos) dan ditotalkan.
Setelah kita tulis total yang harus ditransfer cuatomer dan no.rekening kita tempat customer transfer, maka kita tinggal menunggu transfer dari customer.
Setelah customer konfirmasi transfer, kita cek di aplikasi mobile banking. Jika sudah terbukti transfer, kita langsung orderkan ke suplier dan tinggal menunggu resi pengiriman dari suplier.
Biasanya customer juga akan meminta resi ini jika barang yang mereka pesan tidak kunjung datang. Kita sebaiknya juga membantu tracking barang agar customer menjadi lebih tenang karena merasa terbantu. Jika barang sudah sampai maka tugas kita selesai.
Oiya, untuk dropship ini kita mengambil untung dengan menyesuaikan barang serta harga yang sudah ditetapkan customer. Misalnya saya dapat harga gamis dari suplier 90.000, saya coba jual 110.000. Ambil laba-nya disesuaikan dengan jenis barang jualan yah. Jangan sampai kita ambil laba terlalu banyak, yang ada malah customer gak jadi beli karena kemahalan.
Well, maybe all the things that I wanna to tell you has finished. Semoga bermanfaat yah sobat. Yuk semangat !!!
1 komentar
Baru kenal istilah dropshiper ini, dan bagusnya lagi kita ngggak pakai modal. tinggal hubungi supplier dna kita jual di market place.sippp
BalasHapus