­

Hamil Tua ( sumber ) Saya.. entah mengapa saya tiba-tiba betah saja tinggal di Jogja . Sepertinya memang sudah terasa seperti rumah ...

Hamil Tua, Pulkam, dan juga Mengapa Kluthuk Pisang :)

By 15.27 , , , , , , , ,

Hamil Tua (sumber)
Saya.. entah mengapa saya tiba-tiba betah saja tinggal di Jogja. Sepertinya memang sudah terasa seperti rumah lahir sendiri, terlebih setiap akhir pekan saya, suami dan calon debay jalan-jalan (entah kemana saja) menelusuri jejalanan kota Jogja. Sepertinya sih tentu karena di sini dan di mana pun berada kini ada suami dan calon debay tercinta, jadi Alhamdulillah bawaannya tenang ga banyak pikiran. Tetapi usia kehamilan yang semakin tua dan seperti rencana di awal-awal hamil dulu (yang kemudian beberapa kali mengalami revisi dan kembali seperti rencana semula.hehe) suami pun harus mengantar saya pulang kampung kami sementara waktu, untuk mempersiapkan kelahiran debay. Hmm.. saya sebenarnya pingin lahiran disini saja karena bisa mendampingi dan didampingi suami tiap hari. Saya bahkan sudah tanya ke RSIA Arvita Bunda dan Puskesmas Depok I mengenai cara mengurus Jampersal (di antaranya fotokopi KK dan KTP serta buku KIA warna pink), membicarakan dengan suami tentang menyewa bidan untuk bantuin mandiin debay selama sebulan, dan sebagainya.

Kereta Api *maunya sih KA yang begini.hehe* (sumber)

Namun toh, di kelahiran anak pertama ini saya harus banyak belajar dulu mengurus debay bukan hanya pada bidan. Mau tidak mau tentu harus pulang kampung agar bisa belajar segala sesuatunya pada ibu dan saudara lainnya di sana. Pulangpun ibu mewajibkan saya dan suami buat naik kereta. Alhasil Alhamdulillah kemarin hunting tiket kereta ekonomi bisa dapet juga meski harus mengantri cukup panjang dan bikin ngos-ngosan. Kami beli tiket di Stasiun Lempuyangan lah, kan cari yang ekonomis.hehe. Seneng sih bakalan naik kereta, tapinya galau karena nanti jadi LDR sama suami. Sshh.. jadilah beberapa hari ini galaw, bawaannya pengen mengharu biru melulu (alias ga pengen pulang dulu-tapi mau gimana lagi.hik). Semoga Alloh ridha semua berjalan lancar tanpa ada halangan suatu apapun, baik-baik semua, penuh berkah, dan yang pasti saya bisa mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk kelahiran debay kami. Semoga ntar di rumah menyenangkan, trus cuaca juga ga terlalu panas, debay ga rewel, suami bisa dampingi pas lahiran debay, trus apa lagi yah? :)

Ahh.. dari pada galaw ga karu-karuan, mending nulis-nulis lagi kali yah. Sapa tau ada rejeki dari Alloh lagi di tulisan-tulisan yang dikirim. Aamiin..

Ini nih logo blog saya (*dibikinin misua)

Oya, sobat blogger udah tau belum kenapa blog ini saya namai kluthuk pisang?hehe. Mmm.. kasih tau gak ya? :p Ok. Sebenarnya dinamai kluthuk pisang karena saat memberi nama blog saya teringat rujak uleg bikinan emak (panggilan untuk nenek alias ibu dari ibu saya) pas lebaran idul fitri. Emak saya itu karena dahulunya orang pasar (biasa jualan di pasar, jual bunga, jual telur dan lain-lain) dan memang dari dulu terbiasa bikin-bikin makanan/jajan pasar, jadinya kalau pas ada cucu-cucunya liburan lebaran selalu saja dibikinin rujak itu. Dan saya saat beranjak dewasa (cieeehh..dewasa bo'), ceritanya kan jadi ikut-ikutan nguleg bumbu nih. Otomatis lah saya harus menakar kacang, petis, garam, gula dan gedhang kluthuk ini (alias pisang kluthuk tersebut). Wah, rujak uleg itu tuh kalo gak dengan pisang kluthuk rasanya ga enak bin ga manteb lho! Dan, seru ajah sepertinya menamai blog dengan kluthuk pisang. Jadi keinget terus rujak uleg nya emak saya gitu. :)

Nah, jadi uda pada tau yah kenapa ini blog kug namanya kluthuk pisang?heu..heu.. :D Oke yuk SEMANGAT lagi. Biar makin semangat saya tak iyam-iyam dulu, sholat-sholat dulu, ngaji bleh biar ga galaw lagi.hehe.. :)




You Might Also Like

0 komentar