Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis
Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedelapan. Komunitas ibu-ibu doyan nulis adalah komunitas pertama kepenulisan yang saya ikuti. Komunitas ini menurut saya ideal banget buat saya yang ibu rumah tangga tetapi masih ingin tetap bisa berkarya dirumah melalui jalur menulis. Yah, paling tidak disinilah kemudian saya mendapatkan job menulis buku saya untuk yang pertama kalinya. Meski sekarang masih dalam proses :). Bismillah saja yah.
Komunitas IIDN ini menjadi semakin menarik karena tiap hari ada kelas diskusi yang seru dan juga ada kuis kamis yang membagi-bagikan hadiah untuk anggota. Duh, menarik banget khan? Saya sendiri pernah dapat buku dari diskusi bukunya mbak novita saat louching buku berjudul kamu narsis atau eksis, dan juga dari kuis membuat tulisan di blog tetang traveling yang hadiahnya langsung dari mbak Arini Thatahagati berupa buku hasil tulisannya yang berjudul Travel Writing 101.Keren kan?, dapet tanda tangannya langsung lagi.hihi
Komunitas ibu-ibu, mengapa coba founder-yaitu bu Indari Mastuti memilih untuk membuat group ini adalah semata karena beliau sangat faham bahwa sebagai ibu rumah tangga seringkali ibu-ibu butuh pelampiasan atas segala-sesuatu yang mungkin mengganjal dalam hati atau bahkan meluap-luap. Dan beliau menggagas komunitas ini sebagai tempat belajar para ibu rumah tangga untuk menulis baik itu menulis artikel untuk media maupun untuk sebuah proyek buku. FYI, bu Indari sendiri memiliki agensi naskah yang bernama Indscript. Dan anggota komunitas Ibu-ibu doyan nulis /IIDN sudah banyak menjadi penulis di agensinya.
Komunitas ibu-ibu, mengapa coba founder-yaitu bu Indari Mastuti memilih untuk membuat group ini adalah semata karena beliau sangat faham bahwa sebagai ibu rumah tangga seringkali ibu-ibu butuh pelampiasan atas segala-sesuatu yang mungkin mengganjal dalam hati atau bahkan meluap-luap. Dan beliau menggagas komunitas ini sebagai tempat belajar para ibu rumah tangga untuk menulis baik itu menulis artikel untuk media maupun untuk sebuah proyek buku. FYI, bu Indari sendiri memiliki agensi naskah yang bernama Indscript. Dan anggota komunitas Ibu-ibu doyan nulis /IIDN sudah banyak menjadi penulis di agensinya.
Sekedar bercerita, saya akhirnya sebagai anggota IIDN bisa masuk menjadi penulis di Indscript awalnya karena mengikuti kelas bagaimana cara membuat buku. Awalnya saya diajari cara membuat mind maping yang kemudian dirangkai menjadi sebuah outline dan dikembangkan menjadi sebuah tulisan. Pada akhir kelas bu Indari ternyata memberi tahu bahwa ada salah satu penerbit yang menginginkan buku dengan tema Bunda Engkau Tidak Sendiri, dan sayapun mencoba peruntungan untuk mengirimkan outline dan contoh tulisan ke alamat e-mail yang sudah dicantumkan.
Alhamdulillah sekitar 3minggu kemudian bu Indari mengumumkan bahwa outline saya lolos dan diijinkan untuk mulai menulis bersama salah satu teman yaitu mbak vivi sebagai buku duet. Aniwei, sayapun Bismillah saja mulai menulis dan saya meminta doa teman-teman semua agar tulisan ini dapat rampung dan nantinya dapat memberikan manfaat yang lebih banyak kepada para bunda semuanya.
Subhanalloh memang, gabung di komunitas lagi-lagi dapat rejeki. Ternyata benar bahwa menjaga silaturrahmi itu dapat meluaskan rejeki. Sebenarnya ini sangat masuk akal karena dengan bersilaturrahmi kita menjadi dapat bertemu banyak teman yang dari tiap teman itu memiliki masing-masing informasi yang kemudian dibagi ke kita. Alhamdulillah banget akhirnya bisa nulis buku, meski belum tahu kapan terbit, hehe. Semoga penuh berkah.
2 komentar
Mudah2an lancar segala urusan ......dan bukunya segera terbit...
BalasHapusAmin, terimakasih bu Khoir. Wah gak nyangka ibu mampir di sini, seneng banget bisa ketemu bu khoir lagi meski di dunia maya :).
HapusTerimakasih atas doanya. ibu khoir aktif berbagi lewat Blog juga ya?. Salam juga dari suami saya buat Bapak, kebetulan dulu juga diajar oleh Bapak, Mata pelajaran Biologi di MTsN Pasuruan, tahun 95