­

" Air minum sangat penting bagi kelangsungan hidup dan kesehatan kita. Karena sebagian besar tubuh kita terdiri dari air dimana ai...

Antara Sumber Air, Grey Water dan Air Layak Minum

By 21.33 , , , , , , , , ,


"Air minum sangat penting bagi kelangsungan hidup dan kesehatan kita. Karena sebagian besar tubuh kita terdiri dari air dimana air lah yang juga mengatur lancar-tidaknya sirkulasi darah dan metabolisme dalam tubuh kita. Jika tubuh kekurangan air maka bisa dipastikan banyak sistem ditubuh yang tidak berjalan maksimal. Dengan mengonsumsi air minum secara cukup dan konsisten maka tubuh akan mampu mendetoksifikasi (mengeluarkan racun dari) dirinya sendiri sehingga tubuh jadi lebih sehat, kulit tubuh menjadi lebih bersih dan bersinar, serta konsentrasi/ kemampuan fokus maksimal karena sirkulasi darah ke otak lancar."

Sobat blogger, tempat tinggal saya berada di dekat salah satu sumber air terbesar di Pasuruan, bahkan boleh dikata juga se-Jawa Timur. Sejak beberapa tahun yang lalu, sumber air tersebut banyak dimanfaatkan oleh depo isi air minum hingga perusahaan besar air minum dalam kemasan karena kualitasnya yang sangat bagus. Air dari sana sering diangkut dengan tangki-tangki truk dan dibawa ke ibu kota provinsi di Surabaya. Malangnya, jalanan di sekitar sumber air menjadi rusak sangat parah karena sering dilewati truk-truk besar pengangkut air. Hal ini tentu sangat merugikan warga setempat. Kami pun berfikir tidak hanya mengenai kondisi tersebut. Mungkin tidak menjadi masalah jika berbagi dengan daerah yang memang benar-benar kekurangan air bersih. Akan tetapi bagaimana kelangsungan sumber air jika dilakukan "eksploitasi" cukup besar oleh perusahaan air minum kemasan secara besar-besaran dan terus-menerus?

Saya pikir adalah tepat bagi setiap daerah untuk memiliki sarana pengolahan air terpadu. Dimana jika memang sangat sulit ditemukan sumber air, maka dapat dilakukan penmpungan air hujan selama musim penghujan. Sehingga saat musim kemarau tidak sampai kekurangan air. Saat ini pun di tiap rumah tangga utamanya di daerah perkotaan sudah banyak rumah yang menerapkan grey water system, dimana air bekas penggunaan rumah tangga dimanfaatkan kembali seperti untuk menyiram tanaman, mencuci mobil dan sebagainya.


Beberapa waktu terakhir saya juga sempat membaca alat sederhana penemuan mahasiswa Brawijaya. Alat tersebut mampu menjernihkan air limbah atau air bekas mencuci dengan detergen sehingga dapat digunakan kembali untuk proses mencuci berikutnya. Alat tersebut dinamai Detective (Detergent Filter Effective Solution). Pun jika tidak dimanfaatkan kembali, air limbah tersebut setidaknya aman bagi biota perairan. Demikian salah satu bentuk usaha pengolahan air yang dapat diterapkan demi kelestrian lingkungan kita.

membuat jarak dengan sumber air demi kelestarian 

Yah, penting sekali menjaga kelestarian lingkungan karena salah satu manfaatnya adalah ketersediaan sumber air. Agar kelestarian sumber air dapat berlangsung lama, maka sangat dianjurkan untuk banyak menanam pepohonan karena selain menyediakan udara bersih adalah agar daerah resapan air tetap terjaga. Selain itu, kita juga dapat menjaga kelestarian sumber air dengan mengatur jarak pembuangan sampah rumah tangga, pabrik dan lainnya minimal 10 meter dari sumber air. Hal ini penting agar sumber air tersebut tidak tercemar sehingga air yang dihasilkan tetap bersih dan layak konsumsi.


Nah, bagaimana dengan air minum yang dikonsumsi sehari-hari demi kelangsungan hidup kita? Apakah air yang selama ini dikonsumsi sobat blogger sudah layak konsumsi? FYI, standar air minum yang digunakan di negara kita ini adalah berdasarkan Permenkes no. 492/ MENKES/ PES/ IV/ 2010 dimana standar ini sama seperti yang digunakan oleh WHO. Adalah sangat penting mengetahui persyaratan apa saja yang menyebabkan air menjadi layak minum, diantaranya memenuhi persyaratan berikut:
  • Parametr Fisik : Tidak berwarna / jernih, Tidak berbau, Rasa alami
  • Parameter biologis : Tidak mengandung kuman berbahaya seperti bakteri E Coli dan Coliform.
  • Parameter kimia : TDS 500. Total dissolved solid atau kandungan mineral yang terlarut di dalam air lebih kecil dari 500. Tubuh kita memerlukan mineral yang berguna bagi tubuh. Namun mineral tersebut tidak boleh melebihi batas yang diatur oleh pemerintah. Kemudian memiliki pH 6,5-8,5 dimana kadar keasaman air yang baik adalah antara 6,5 sampai 8,5 , bebas zat kimia beracun, Tidak mengandung logam berat, Tidak mengandung pestisida, dan Tidak mengandung bahan radioaktif.
Air tadah hujan ataupun grey water yang saya sebutkan sebelumnya, masih bukan termasuk dalam air yang layak minum. Bahkan air yang kita dapati di depo-depo pengisian air pun terkadang banyak juga yang tidak memenuhi prasyarat air layak minum/ konsumsi. Para pemilik depo sering tidak memiliki sertifikat kelayakan yang seharusnya dimiliki pengelolanya agar air yang mereka salurkan layak konsumsi. Jika sudah tak bersertifikat resmi, bagaimana mereka akan benar memperhatikan proses pemurnian air seperti penggantian filter pada tangki dan standar kebersihan depo.

Air yang kita minum memang sudah seharusnya merupakan air yang benar-benar layak untuk diminum. Jangan sampai gara-gara kita hanya berniat untuk berhemat lantas sembarangan mengonsumsi air tanpa memperhatikan kualitasnya. Karena jika sampai kita lalai, bisa jadi air yang mungkin terlihat bersih malah terdapat bakteri-bakteri yang membahayakan tubuh seperti ecoli. Bakteri ecoli ini dapat menyebabkan diare yang membuat penderitanya mengalami mual, muntah, lemas bahkan jika tidak ditangani dengan baik akan berdampak pada kematian. Oleh karena itu betapa penting untuk memperhatikan kelayakan air yang kita minum.

sertifikat dari IPB

sertifikat dari UGM

sertifikat dari ITB

Salah satu pilihan yang ada di pasaran dan bisa dibilang cukup berkualitas untuk memurnikan air adalah Pure It. Karena memang sudah teruji di ITB, UGM juga IPB, kita mungkin pernah mendengar iklan tersebut di televisi yah khan? Pure It ini merupakan pemurni air alias water purifier yang mampu mengolah air yang kita miliki menjadi layak dikonsumsi dengan cara yang lebih praktis dan nyaman. Biasanya rumah tangga perlu memasak air hingga mendidih untuk mematikan kuman dalam air. Namun dengan adanya salah satu produk Pure It Marvella yang berteknologi UV dan dapat mengubah air keran menjadi air minum, tentu rumah tangga akan menjadi lebih hemat waktu dan uang.

Keunggulan Pure It Marvella yaitu telah memenuhi kriteria ketat EPA (Environmental Protection Agency) Amerika Serikat dan teruji di Scottish Parasite Diagnostic Laboratory Glasgow Inggris, London School of Hygiene and Tropical Medicine, dan Unilever Laboratory. Pure it Marvella terhubung langsung ke pipa air dengan sistem autofill/ pengisian otomatis, sehingga sangat praktis tanpa harus melakukan pengisian ulang. Pureit Marvella ini memiliki filter GKK (Germ Kill Kit/ Perangkat Pembunuh Kuman) yang harus diganti setelah memurnikan 3000 liter air. Nah, jika sobat tertarik silakan langsung ke website-nya www.pureitwater.com/ID/.

Pure It Marvella

Dengan menggunakan water purifier maka diharapkan air yang kita minum adalah air yang memang layak untuk diminum/ dikonsumsi agar tubuh tidak sampai kekurangan cairan dan menjadi lebih sehat. Untuk kebutuhan konsumsi air sendiri bagi masing-masing orang kebutuhannya tidak sama. Misalnya air yang dikonsumsi ibu hamil dan atau menyusui tentu memiliki proporsi lebih banyak dari pada orang biasa karena aktifitas metabolisme dalam tubuh yang lebih tinggi.

Standarnya bagi orang dewasa adalah konsumsi air sebanyak dua liter sehari atau setara dengan delapan gelas air. Tentu saja air ini tidak hanya dapat dikonsumsi dalam bentuk murni yaitu air putih, namun juga dalam masakan atau dikreatifkan dalam bentuk lain. Untuk sobat yang sedang berpuasa di bulan Ramadhan ini pun dapat menyiasati konsumsi air dengan cara menakarnya yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas saat malam hari, dan dua gelas lagi saat sahur agar kondisi tubuh tetap vit meski sedang berpuasa. Demikian semoga sobat blogger menjadi lebih memahami betapa pentingnya air layak minum demi kesehatan.

sumber:
http://lombablogpureit.blogdetik.com/tentang-pureit/
http://twitter.com/PureitIndonesia/media
http://www.pureitwater.com/ID/
http://www.tribunnews.com/kesehatan/2011/12/16/bahaya-air-isi-ulang-tercemar-bakteri-ecoli

You Might Also Like

2 komentar

  1. Formulir Pendaftaran Lomba Blog Pure It
    Terima kasih sudah mengikuti Lomba Blog dengan tema "Syarat Air Minum yang Layak Dikonsumsi"!
    Pendaftaran anda sudah tercatat di database kami.
    Untuk informasi mengenai pendaftaran, silakan kirim email ke adminblog@detik.com

    Regards http://blogdetik.com

    BalasHapus