Simple Idea for Our PLN
Sobat blogger saya rasa hampir semua warga negara Indonesia terutama yang tinggal di perkotaan, wabilkhusus pulau jawa sedang atau setidaknya pernah merasakan manfaat dari adanya listik yang dialirkan dari PLN. Akan tetapi seperti yang kita tahu sebagai konsumen listrik negara kita sering mengeluhkan banyak kekurangan dari PLN ini. Misalnya, pemadaman, harga listrik yang terus naik namun tidak diimbangi dengan kualitas pelayanan yang memadai, dst.
![]() |
our PLN |
Mungkin memang sudah saatnya kita urun rembuk membantu PLN untuk meluncurkan ide-ide dari pada hanya sibuk mengeluh kekurangan PLN. Meski sebenarnya justru dari keluhan pelanggan sebenarnya akan menjadi masukan tersendiri yang harus segera ditindak oleh PLN agar kualitasnya semakin baik. Dengan keluhan maka akan diketahui apa saja kekurangan yang harus segera dibenahi. Bayangkan saja jika pelanggan tidak peduli lantas misalnya jika ada perusahaan listrik lain, mereka lantas berpindah produsen. Tentu PLN akan kehilangan konsumennya.
Saya sering 'gumun' kebanyakan perusahaan negara termasuk hampir semua dinas dan kantor pemerintah justru memperlakukan pelanggan (masyarakat) justru dengan kualitas yang cenderung kurang baik (baca:buruk). Padahal seperti perusahaan swasta, contohnya bank swasta (contoh yang paling mudah diamati) pasti selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya. Mereka berlomba-lomba untuk memberikan best service agar pelanggan tidak kecewa. Mereka juga akan sangat senang sekali jika para pelanggannya bersedia menyampaikan keluhan, kritikan, opini bahkan saran bagi perusahaan.
Okay, kembali ke PLN. Menurut dirut PLN Nur Pamudji dari sisi produsi sebenarnya PLN sudah menjadi yang nomor.1 di Asia Tenggara, namun dari segi profitabilitas PLN masih kalah dari Malaysia dan Thailand. Salah satu penyebabnya adalah karena tarif daftar listrik di Indonesia ini terbilang sangat murah dimana untuk urusan listrik ini Indonesia juga masih menerima banyak subsidi dari pemerintah. Padahal jika harga listrik disesuaikan dan dihitung dengan keuntungan PLN maka perusahaan negara satu ini pasti bisa berbenah lebih baik lagi. Namun seperti yang sudah bisa dipastikan masyarakat pasti banyak menolak. Menurut saya masyarakat banyak menolak ini adalah karena kurangnya rasa percaya terhadap perusahaan negara yang notabene dalam kurun waktu terakhir ditemukan para punggawanya banyak melakukan korupsi. Saya pikir hal yang memang pertama kali dilakukan PLN adalah membenahi kepercayaan masyarakat ni dengan memberikan bukti bahwa PLN memang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
Yang kedua adalah pemerataan dalam pelayanan listrik, agar masyarakat dimanapun berada dapat dengan mudahnya mendapatkan pelayanan yang sama baiknya. Hal ini bisa dilakukan dengan pembayaran on-line yang dilayani langsung oleh petugas keliling mingguan yang membawa mobil PLN. Mungkin lebih mudahnya jika saya analogkan dengan pelayanan bank keliling atau perpustakaan keliling yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Selain itu dengan mobil keliling ini juga bisa disampaikan banyak hal penting tentang kampanye listrik, misalnya pentingnya hemat listrik dan bagaimana cara untuk menghemat listrik. Karena seringkali banyak penduduk kita tidak menghemat listrik semata karena mereka tidak tahu dampak dan cara menghemat listrik. Kemudian dengan mobil listrik ini pula aspirasi masyarakat ditampung untuk segera dibenahi sebab dipelosok desa tentu masyarakatnya banyak yang belum mengenal pengaduan on-line. Dengan mobil keliling juga PLN sebaiknya terus memantau saluran-saluran listrik di desa seperti sidak masalah pencurian listrik.
Yang ketiga adalah kampanye hemat listrik khusus aparatur negara (jangan hanya masyarakat saja dong!). Karena banyak sekali kantor-kantor yang justru menggunakan listrik dengan tidak efisien. Misalnya dengan tetap memantau pengeluaran listrik kantor pemerintahan. Jika memang dirasa berlebihan maka harus ada yang ditinjau ulang seperti apakah memang perlu pengadaan AC (air conditioner) untuk ruangan kantor yang kecil atau penerangan kantor pada siang hari, dst.
Yang keempat, PLN mungkin perlu juga untuk meningkatkan kreativitas anak negeri dengan membuat penyedia listrik swadaya masyarakat. Jika sudah dimulai penelitian sederhana ini maka ditingkatkan dengan proyek sederhana pembangkit listrik di setiap desa dengan mengedepankan apa yang terdapat pada desa tersebut. Misalnya jika pada suatu desa anggota masyarakatnya banyak yang memiliki peliharaan sapi, maka desa tersebut bisa mulai mengembangkan pembangkit listrik tenaga biomass. Atau misalnya suatu desa yang berada di pesisir pantai dapat muli mengembangkan tenaga listrik tenaga angin atau ombak, dst. Dimana setiap kreativitas itu kemudian diapresiasi dengan sungguh-sungguh termasuk jika kemudian pembangkit listrik swadaya masyarakat tersebut turut dimanfaatkan oleh PLN. PLN harus memberikan hitung-hitungan yang menguntungkan bagi masyarakat sehingga kreativitas swadaya masyarakat ini bisa terus dikembangkan.
Demikian PLN semoga simple idea yang mungkin memang pelaksanaannya tidak semudah membalikkan telapak tagan ini jika memang baik bisa segera terealisasi. aamiin.. Oyah, happy birthday juga yah PLN moga makin berjaya. Salam blogger Indonesia.
Demikian PLN semoga simple idea yang mungkin memang pelaksanaannya tidak semudah membalikkan telapak tagan ini jika memang baik bisa segera terealisasi. aamiin.. Oyah, happy birthday juga yah PLN moga makin berjaya. Salam blogger Indonesia.
sumber:
http://bisnis.liputan6.com/read/652391/video-2-apa-jadinya-jika-monopoli-pln-dicabut
http://akudanpln.blogdetik.com/syarat-ketentuan/
http://bisnis.liputan6.com/read/652391/video-2-apa-jadinya-jika-monopoli-pln-dicabut
http://akudanpln.blogdetik.com/syarat-ketentuan/
5 komentar
Formulir Pendaftaran "IdeKU Untuk PLN"
BalasHapusPendaftaran Anda sudah kami catat dalam database pendaftaran lomba blog.
Terima kasih atas partisipasi Anda mengikuti lomba blog "IdeKU Untuk PLN"
Informasi lebih lanjut, silahkan kirimkan email ke adminblog@detik.com dengan subjek : "Tanya Lomba Blog IdeKU Untuk PLN"
Iya... jangan hanya warganya. kantor pemerintah, kampus, dan gedung2 milik BUMN juga harus di kontrol penggunaan listriknya. KAMPANYE HEMAT LISTRIK akan lebih efektif jika pemakai listrik terboros ikut diulik2.
BalasHapuslha kae mak susi, biar adil to njih :D
Hapussemoga benar dapat terealisasi ^^
simple idea tapi berguna banget mbak. goodluck ya
BalasHapusaamiiin mak lidya ^^b.. well simple idea but i know that's not so simple as we read it.hehe.. tetap semangat >.<
Hapus