Saya dan Nulis
Seperti prediksi suami saya, kini saya kembali menulis setelah dibuatkan blog baru. Entahlah. Wallohua'lam. Ndilalah memang begitu adanya. Saya semacam menemukan kesibukan baru yang mengasyikkan. Meski tangan kemeng, jemari cenat-cenut, pinggang dan punggung kaku-kaku, mata agak lelah, kalo malem uda ditinggal bobo sama suami, toh saya masih saja melakukannya dengan standar keikhlasan grade 9. Luar biasa!
Saya jadi ingat masa kuliah dulu yang memang selalu bersemangat mengikuti karya tulis ilmiah. Entah mengapa juga saya melakukan hal itu? Padahal jadwal kuliah dan nge-lab saya cukup padat. Mulai hunting informasi ke pengajaran jurusan sampai rektorat, cari referensi di warnet, ngantri di Sampoerna Corner perpus, nyusun tulisan, konsultasi pembimbing KTI, ngedit, fotokopi, njilid, bikin slide presentasi, latihan, dst., saya lakukan dengan antusias. Seingat saya, hampir ga pernah ada acara ngglembosiy (hehe.. nama lain dari males/putus asa). Dan kini semua itu seakan terulang kembali meski dengan format yang lebih memudahkan saya. Alhamdulillah sekarang ada modem, jadi bisa nulis di rumah dengan leluasa, bahkan hampir semua tetek bengek penulisan karya. Subhanalloh memang, semua ada saatnya. Meski memang saya harus tetap belajar bagaimana cara menulis yang baik (dengan advice suami nih). Dan dengan segala kemudahan yang Alloh berikan pada saya kini, sudah seharusnya saya banyak bersyukur pada-Nya. Ahh.. indah dan menyenangkan sekali. Alhamdulillah..
Mungkin ini sudah takdir. Atau juga karena kondisi saya yang pengangguran (hehe..). Biasanya, pagi setelah dari pasar dan sarapan bareng suami saya sudah mulai ngantuk dan cenderung tidur saat suami sudah pergi ke kantor. Di rumah memang belum ada televisi, entah kapan kami benar-benar membutuhkannya. Alhasil, setelah bangun, solat dan makan siang, saya berteman dengan laptop+modem. Senang rasanya, saat koneksi berlangsung cepat dan tanpa ada kendala berarti. Namun saat koneksi internet trouble, kadang saya jadi kambuh males-nya (nah lho?katanya?). Tapi, Alhamdulillah saya sering tertolong dengan kapabilitas suami sebagai ahli IT. Duh Gusti, bersyukur sekali hamba-Mu ini :).
Semoga Alloh ridha saya dan suami saya bisa senantiasa melakukan hal-hal positif bersama, termasuk dikegiatan menulis ini. Karena sebenarnya suami saya pun suka menulis. Dia punya blog juga lho :).
Cek di mari yah.
http://duniapuisi12.blogspot.com/
http://nambas.wordpress.com/
Buat suamiku, ayuk terus semangat dan saling menyemangati. Apalagi bentar lagi ada debay kita :). Mesti kasih contoh yang positif yah. Love u.
0 komentar