­

Hujan.. ( sumber ) Hujan.. seumur hidupku,  aku tidak benar mengenalmu. kecuali.. sejenak kurun waktuku, 11tahun yang lalu. kau d...

Hujan yang Kukenal

By 15.00 , , , , ,

Hujan.. (sumber)
Hujan..
seumur hidupku, 
aku tidak benar mengenalmu.

kecuali.. sejenak kurun waktuku,
11tahun yang lalu.

kau datang merintik.
mengajakku berteduh plafon.
halus alirmu tetap membasah relung hati.

kau datang begitu indah.
menari dalam latar aroma tanah.
mewangi bak telah demikian syahdu aku mengenalmu.

kau membuat segalanya lebih nyata terlihat.
kau menghabiskan gelap di atas sana.
membasah darat.
membuncah laut.

udara mendayu,
terhirup sukma yang membiru.
kau menghambur.
berkatmu aku berkomromi dengan kegalauan.
menghadang memang.
tapi melajur hikmah semakin dalam.

kini.. hujan.
apakah masih seperti dulu?
tetesmu berbulir tinggi.
menghujam sering.
selaksa tak tentu.
arah tujuan mana yang kau mau?

hujan.. mengapa sering?
terlalui sudah 11tahun itu.
dengan desahan yang berebut. aku rindu!

teriring doa.
ditiap hunusan.
seiring kau bernyanyi.
dzikirmu rupawan.
dan aku terhanyut.
dalam kerupawananmu, sebagai ciptaan-Nya.

hujan..
sadarkan aku.
jika waktuku tak lama.
bukankah pelayaran begitu jauh?





*ditulis oleh Istiqomah Primasari '11-05

You Might Also Like

6 komentar

  1. hujan juga kadang membuat kita seringkali bermuhasabah akan luarbiasanya Sang Pencipta

    makasih ya sudah ikutan ya ^_^
    salam penuh rindu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal yah mbak..
      menulis puisi itu memang menyenangkan.. bisa menyalurkan uneg-uneg jiwa dengan lebih indah :)

      semangat!!

      Hapus
  2. ketika hujan adalah spot yang paling enak buat berfantasi :D
    salam kenal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga jay boana..
      ayo semangat buat puisi!! ^^

      Hapus
  3. indah sekali.. doa dan hujan itu emang bener2 pas ya.. :)

    BalasHapus
  4. syairnya bagus, jadi kebawa suasana hujan ngebacanya :D

    Parfum Asli

    BalasHapus