­

Sobat, awalnya saat saya hamil Naura dulu sama sekali tak terbayang bagaimana riewuhnya saya nanti ketika menjadi seorang ibu. Namun waktu ...

Alhamdulillah, Thanks for mydaughter

By 18.02

Sobat, awalnya saat saya hamil Naura dulu sama sekali tak terbayang bagaimana riewuhnya saya nanti ketika menjadi seorang ibu. Namun waktu berlalu hingga saat kelahiran Naura pun tiba. Subhanalloh ternyata melahirkan itu demikian rasanya. Saat kontraksi memang berasa luar biasa terlbih sudah menjelang jabang bayi keluar dan akhirnya menangis.


Saya sempat feel in blue ketika Naura lahir. Ada rasa khawatir. Ada pertanyaan yang berkecamuk dalam jiwa, "Apakah saya dan suami mampu membesarkan Naura bahkan adik-adiknya kelak?" Alhamdulillah hingga kini naura sudah 9 bulan 5 hari, dia tumbuh dengan sehat.

Well, sebagai seorang ibu muda wajib hukumnya bagi saya untuk terus belajar bagaimana menjadi seorang ibu yang baik, in case mendidik anak-anak saya tentunya. Dan tantangan itu kini sedang saya jalani. Subhanalloh ternyata mendidik anak itu memang luar biasa. naura yang notabene masih bayi seringkali malah mengajari saya banyak makna hidup. Yup, justru malah saya yang belajar.

Saya menghabiskan waktu saya full di rumah bersama Naura, karena kami memutuskan (untuk setidaknya sementara ini) agar saya tidak bekerja diluar rumah dan fokus pada Naura. Pagi setelah semua pekerjaan rumah selesai dikerjakan dan suami berangkat ngantor, saya berua saja dengan Naura. Biasanya kami bermain berbagai macam barang yang ada di rumah, misalnya sendok, piring, botol, buku, bolpoint, topi, karet dan sebagainya. Saya biasa mengajak naura ngobrol tentang benda-benda tersebut sambil memegangnya, karena Naura selalu merebut apa yang saya pegang. Alhamdulillah sejauh ini Naura sering sekali 'ngoceh', menimpali obrolan kami meski masih dengan bahasa bayi. Naura juga suka menirukan apa yang saya lakukan, seperti bertepuk tangan, ikut tertawa, mengangkat tangan, menggerakkan kaki dan sebagainya.

Alhamdulillah, menyenangkan sekali membersamai Naura belajar dan bermain sesuatu. Keceriaan dan tawanya yang tulus selalu mengingatkan saya untuk selalu bersyukur dan besemangat menjalani hidup ini. Terimakasih ya Nak, my lovely doughter.


You Might Also Like

12 komentar

  1. :D terima kasih kembali mama.... XD

    BalasHapus
  2. Makin mesra dengan Naura ya mak ... indahnya :)
    Moga menang .. sayang saya gak tahu info ini ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini kmarin nek ga salah ga nya diprpanjang mak...makanya sayah bisa ikud ^^b

      Hapus
  3. Senang sekali ya mak, punya anak cewek. pengen banget deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. lhoooo...mak susi blum puny tho anak wedok? sini2 mak.. ^^

      Hapus
  4. bermain bersama anak memang menyenangkan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. heheh..iyah maakk..ini sayah baru satu.. >.< apalagi kalo 5anak Subhanalloh

      Hapus
  5. Anak adalah amanah yang harus diemban dengan sebaik-baiknya Jeng
    Lakukan dengan ikhlas dan gembira agar bernilai ibadah
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. subhanalloh...injih...siyap pakdhe..
      memang harus selalu sadar bahwa anak adalah amanah Alloh, biar semangat dhe ^^

      Hapus
  6. sama-sama belajar teurs ya mbak untuk menjadi ibu yang baik

    BalasHapus