Merenda rindu hujan deras
Apa kabar hujan deras
Rinduku padamu mengukir asa indah yang merona
Rinduku padamu mengukir asa indah yang merona
Tak lagi ingin kuberandai akan cinta
Kecuali semua itu menjadi sebuah doa syahdu pada Nya
Kecuali semua itu menjadi sebuah doa syahdu pada Nya
Ingatkah kau bertahun berat yang terjalani?
Sungguh telah membuatku sadar betapa indah pelangi setelah badai yang menyertaimu
Atau meski sekedar harum uap tanah yang membasah
Aku harus selalu menjadi lebih baik
Dengan segala kekurangan yang ada pada ku
Bukan kekurangan Dia yang mencipta
Namun kekuranganku menjaganya
Menjaga yang diamanahkan Diri-Nya padaku
Dengan segala kekurangan yang ada pada ku
Bukan kekurangan Dia yang mencipta
Namun kekuranganku menjaganya
Menjaga yang diamanahkan Diri-Nya padaku
Duhai hujan deras
Kini aku yakin bahwa dengan Nya lah hidupku akan semakin baik
Hidupku akan semakin bermakna
Kini aku yakin bahwa dengan Nya lah hidupku akan semakin baik
Hidupku akan semakin bermakna
Karena dia yang Maha Mengertiku
Maha Memahamiku beserta semua amanahnya terhadapku
Maha Memahamiku beserta semua amanahnya terhadapku
Maka duhai hujan deras
Saat gemuruhmu membuncah
Maka kualunkan doaku padaNya, pada Dia yang Maha menggenggam nyawaku dan nyawamu
Agar tetap selalu aku dapat dekat dan memohon ampun padaNya
Aamiin
Saat gemuruhmu membuncah
Maka kualunkan doaku padaNya, pada Dia yang Maha menggenggam nyawaku dan nyawamu
Agar tetap selalu aku dapat dekat dan memohon ampun padaNya
Aamiin
Grati, 19 Nov 2013
*secarik puisi kala rindu membiru..
6 komentar
Membuncah, kata yg asik sekali...
BalasHapusNice share.
ngeheheh.. asik pagemana yak? >.<v
HapusAllahuma shoyban nafiah 3X :)
BalasHapusaamin... semoga hujan selalu membawa manfaat buat kita semua yah mak ^^
HapusKeren si emak satu ini. Bisa bikin puisi juga rupanya ^^
BalasHapusahh,,, masih kalah keren mah sama mak ika.. *tutupmukapakepanci :D
Hapus