Sadar Pentingnya Teknologi Mobil Hijau
Sobat blogger, adanya tekhnologi hijau yang kini mulai banyak digagas adalah sebuah kewajiban. Alasannya, kini kita sudah berada hampir di ambang krisis lingkungan. Dan salah satu cara yang paling bertanggung jawab adalah dengan menjadi lebih sadar betapa pentingnya kelestarian lingkungan ini lantas melakukan suatu tindakan yang benar. Tindakan yang benar kini bukan hanya sebagai pencegahan terhadap kerusakan lingkungan tetapi juga penanggulangan terhadap kerusakan yang ada. Kita tidak mungkin melakukan ini semua sendiri. Jalan yang terbaik adalah mengumpulkan masa sebanyak mungkin dan memberikan pemahaman pada semua saudara kita bahwa sekarang bukan waktunya untuk hanya memahami akan pentingnya melestarikan lingkungan. Sekarang sudah waktunya bertindak! Harus ada tindakan real dari masing-masing individu sebagai bentuk pemahamannya akan pentingnya kelestarian lingkungan ini.
(Sumber) |
Perusahaan provider kendaraan bermotor kini pun mulai juga menggunakan teknologi hijau ini sebagai tanggung jawab untuk turut melestarikan lingkungan. Tentu saja hal ini harus dilakukan dan terus dikembangkan karena jika tidak maka kitalah yang akan menanggung akibat dari kurang tanggapnya kita terhadap pentingnya teknologi hijau agar lingkungan tetap lestari.
Daihatsu adalah salah satu produsen mobil yang concern terhadap pentingnya kelestarian lingkungan dengan melakukan beragam inovasi teknologi agar dihasilkan mobil-mobil yang ramah lingkungan. Inovasi ramah lingkungan ini akan menjadi pedoman model mobil daihatsu di masa depan., dan inovasi-inovasi tersebut diantaranya:
Pertama adalah teknologi "Eco-Idle" yang mampu mengatur dan mematikan mesin secara otomatis. Dalam keadaan macet, mesin akan mati secara otomatis sehingga dapat menghemat bahan bakar, ditambah sistem i-EGR mampu menghasilkan pembakaran sempurna dan mengurangi pengeluaran karbondioksida. Sistem i-EGR yang menggabungkan sistem EGR konvensional dengan pembakaran pertama sistem dunia kontrol ion. EGR merupakan kependekan dari Exhaust Gas Recirculation yang mengurangi emisi Nitrogen
Oxide (NOx) sebuah polutan knalpot yang paling berbahaya baik di mesin bensin
maupun diesel.

Kedua, penggunaan mesin dua silinder turbocharged dengan teknologi active ignition system yang bisa menghemat bahan bakar sebesar 30 persen. Sehingga meski cc kecil tapi performa tetap terjaga berkat adanya teknologi turbo.

Ketiga, Precious Metal Free Liquid Feed Fuel Cell (PMfLFC). Pada tahap ini emisi gas buang CO2 nol, ini merupakan wujud kendaraan yang ramah lingkungan. Bahan pembuatan kendaraan ini menggunakan sumber daya alam yang lebih sedikit, tidak mengandung logam mulia, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih rendah. Tahap ini berfokus pada penggunaan bahan bakar cair baru yaitu Hidrazin Hidrat, zat yang memiliki kepadatan energi yang tinggi dan tidak menghasilkan CO2. Zat ini juga merupakan bahan bakar cair yang tepat untuk mobil ramah lingkungan generasi baru.

Dengan adanya teknologi mobil hijau yang dikembangkan daihatsu ini seharusnya kita lebih tanggap, dan mulai melihat bagaimana kendaraan yang kita gunakan selama ini. Jika tahun kendaraan kita sudah tidak memenuhi uji emisi, maka sudah saatnya mengganti dengan yang memenuhi uji emisi. Paling tidak agar lebih aman untuk lingkungan, karena disinyalir kendaraan pribadi adalah salah satu penyumbang emisi karbon yang cukup signifikan. Dan tentu, akhirnya daihatsu dapat menjadi salah satu pilihan karena teknologi mobil hijau yang kini diterapkannya.
Maka mari lebih aware dalam memilih mobil sebagai kendaraan kita. Pilihlah mobil yang sudah menggunakan teknologi mobil hijau, agar kita menjadi salah satu yang turut menyukseskan lestarinya lingkungan.
*tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Teknologi Hijau Daihatsu.
ditulis oleh Istiqomah Primasari
sumber:
http://www.daihatsu.co.id/teknologi-hijau
http://www.daihatsu.com/news/
http://technologygreenenergy.blogspot.com
6 komentar
Tulisannya bagus banget gan,
BalasHapusmantap..
kunjungan balik ia gan..
http://mbem25.blogspot.com/2013/05/kembalikan-hijaunya-bumi-dengan.html#more
makasih mbak ^^.okay segera k TKP
HapusMantep tulisannya ^^ ketemu lagi deh di lomba ini juga.. Salam sukses selalu ya, mak :)
BalasHapuswah mbak noniq..aq kagum banget nih.. mbak sering menang lomba J.kereeeenn :)
Hapushaloo mbak Isti...
BalasHapuslama tak jumpa semenjak praktikum kimia dasar
hikss....
nuansa mbuat laporannya tertuang rapi di blog ini
hehe
:D
ngmng2, klo teknologi Eco Idle kyknya susah diaplikasikan. knp?
kalo misalnya mesin dimatiin otomatis, trus klo ngadat ngidupinnya jg susah, terutama bagi yang motornya bru keujanan, n jarang dipanasin. motor sekarang itu klo ga dihidupin sehari aja, besok lusanya pasti susah hidup n dstarter. blum lagi yg punya masalah aki n sekering putus. mgkn yg
yg lain oke juga,
berharap ada inovasi motor injeksi, dengan co rendah tapi rpm ma torquenya tinggi. trus aplikasikan ke motor vixion Q
hehee...
:3
bnyak yg mw Q omongkan tpi terbatas ruang n waktu, semoga aja lolos deh
amiin..(mg2 kecipratan rejekinya, heheheeee)
:D
uwaw.. ada dek ham-ham..
BalasHapusini dalam rangka melatih jemari menulis adek sayang ^^ (*nuansa bening aja deh, praktikum membuatku jd pengen kuliah lagi J.haha)
pengaplikasian eco-idle mobil memang msh dlm tahap proses. kalo untuk motor, sekarang standar indonesia baru aplikasi euro 3 jadi nunggu aja deh sampe ada peraturan baru yg lebih ramah lingkungan.tapi sementara ini motor2 baru kan udah pada nerapin fuel injection yang bikin irit BBM dan emisi gas buang lbh rendah.