Detergen Cair Lebih Efektif dari Detergen Bubuk
![]() |
Saya, Naura dan Suami |
Saya adalah seorang ibu rumah tangga. Memiliki batita yang baru belajar makan menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi saya. Karena selain harus pandai-pandai mengerti apa yang dimaui oleh anak dan kemudian bagaimana cara memberikan makanan alias mengalihkan perhatian, saya juga harus berkutat dengan pakaian yang penuh dengan noda makanan.
Makanan yang saya berikan pada anak cukup beragam, mulai dari serealia, bubur instan aneka rasa, hingga buah-buahan. Nah, yang terakhir adalah salah satu jenis makanan yang paling digemari anak saya yaitu buah pisang.
Naura- anak saya gemar sekali makan pisang ambon dan pisang kepok. Padahal kedua pisang tersebut memiliki getah yang sangat lengket dan susah hilang apalagi pada pakaian berwarna putih.
![]() |
pisang ambon dan pisang kepok yang banyak getahnya |
Saya biasa mencuci pakaian-pakaian Naura, saya dan suami saat pagi hari selepas subuh sembari menyapu, memasak nasi, air, memandikan Naura, seterika, dan sebagainya. Sebenarnya cucian saya tidak terlalu banyak. Namun karena saya biasa memisahkan antara mencuci pakaian berwarna putih dan pakaian tidak berwarna putih maka waktu mencuci pun terasa lebih lama. Selain itu saya harus setidaknya menyelesaikan semua pekerjaan rumah sebelum suami berangkat kerja, agar saya bisa full menemani Naura.
![]() |
Rinso Cair |
Selama ini saya menggunakan detergen bubuk karena memang sudah terbiasa. Namun saya mulai mempertimbangkan detergen cair. Sifatnya yang cair akan lebih mudah larut dan menyatu dengan air untuk mencuci, mempersingkat waktu perendaman sehingga pakaian yang dicuci lebih cepat bersih. Benar bahwa Rinso cair 2x lebih efektif, meresap lebih ke dalam serat kain saat perendaman, untuk seluruh cucian sehari-hari. Sayapun bisa menyelesaikan pekerjaan rumah tangga lebih awal.
Dengan detergen cair, tidak lagi ditemui flakes/ serpihan detergen seperti ketika mencuci menggunakan deergen bubuk. Flakes atau serpihan ini sering sekali saya temui saat mencuci dengan detrgen bubuk, terlebih saat detergen bubuk yang saya gunakan menggumpal dan proses pelarutan saat merendam pakaian tidak sempurna. Akhirnya flakes/ serpihan menempel pada pakaian yang tidak dibilas dengan bersih. Padahal seringkali pula saya harus mencuci dengan terburu-buru.
Saat mencuci pakaian batita saya, maka Rinso cair cukup dioles pada bagian yang terkena noda pisang. Sehingga pembersihan noda oleh detergen terfokus dan maksimal pada bagian tersebut. Namun jika noda getah tak kunjung hilang, boleh dioles mentega atau tepung sagu sambil dikucek, dilanjutkan dengan Rinso cair. Rinso cair ini ternyata harganya cukup terjangkau, tidak jauh berbeda dengan detergen bubuk, namun dengan hasil cuci lebih baik dan cepat. Demikian, semoga bermanfaat.
sumber gambar:
http://www.rinso.co.id
http://www.sehatsehatalam.wordpress.com
2 komentar
efektif banget mbak, aku juga suka banget pakai rinso cair
BalasHapusiya mak.. yang cair lebih mudah larut mak. ^^
BalasHapus